Kado Kursi Roda untuk Adik-Adik Hidrosefalus

by Royan

  • Rp100.000.000,00

    Funding Goal
  • Rp0,00

    Funds Raised
  • 255

    Days to go
  • Target Goal

    Campaign End Method
Raised Percent :
0%
Minimum amount is Rp Maximum amount is Rp
Rp
Yogyakarta, Indonesia

Royan

4 Campaigns | 0 Loved campaigns

See full bio.

Kepala yang terus membesar membuat bobot badan mereka tidak seimbang. Bagi sebagian orang tua, mereka kadang sudah tidak sanggup untuk menggendong anak mereka terlalu lama.

“Dhafita udah berumur 7 tahun, kepalanya juga sudah besar sekali. Tapi Dhafita belum bisa jalan dan duduk sendiri. Jadi harus selalu digendong dan dipangku. Kadang tulang punggung saya sakit-sakit karena sudah ga sanggup ngegendong lagi” – Bu Siti.

Dhafita memiliki kelainan hidrosefalus sejak ia lahir. Meski umurnya menginjak 7 tahun, perkembangan tubuh Dhafita tetap belum berkembang. Saat ini ia hanya bisa terbaring di kasur saja, segala aktivitas Dhafita pun harus dibantu oleh ibunya.

Sampai hari ini kepala dhafita masih terus membesar dan semakin berat. Alhasil tulang punggung Bu Siti menjadi sering kesakitan karena harus menopang anak semata wayangnya itu.

“Saya ikhlas menggendong dan merawat Dhafita sampai kapanpun. Tapi saya cuma takut, kalo tulang punggung saya sudah ga sanggup lagi, apakah saya bisa terus merawat Dhafita?” tutur Bu Siti dengan mata berkaca-kaca.

Hal ini pula yang dirasakan oleh Bu Kaniyem, Ibunda Adit (18). Berbeda dengan Bu Siti, Bu Kaniyem adalah orang tua tunggal karena suaminya sudah meninggal. Anaknya yang sudah berumur 18 tahun masih belum bisa mandiri. Adit mengidap penyakit hidrosefalus ini sejak ia lahir.

Setiap hari, Bu Kaniyem seorang dirilah yang menggendong, memandikan, menyuapi, dan mengurus keperluan Adit seorang diri. Bayangkan betapa beratnya untuk menggendong anak remaja hidrosefalus seorang diri. Terkadang Bu Kaniyem juga harus bekerja sambil menggendong Adit.

“Dibilang berat ya pasti berat mbak.. Tapi Adit gak bisa ditinggal sendirian di rumah. Jadi mau gak mau, Adit saya bawa, saya gendong sambil kerja” cerita Bu Kaniyem.

Sahabat, Dhafita dan Adit hanyalah 1 dari ratusan pasien hidrosefalus yang saat ini membutuhkan kursi roda sebagai alat bantu mereka beraktivitas maupun ketika sedang berobat ke rumah sakit. Namun karena keterbatasan ekonomi keluarga, kursi roda menjadi barang yang sangat mahal dan tidak terjangkau oleh mereka.

Rewards

Rp1.000.000,00 - Rp1.999.999,00

Dapatkan kaos eksklusif untukteman.id setiap donasi Rp 1.000.000,00

February, 2022

Estimated Delivery
0 backers
1 rewards left

Rp2.000.000,00or more

Dapatkan totebag eksklusif untukteman.id setiap donasi Rp 2.000.000,00

March, 2022

Estimated Delivery
0 backers
1 rewards left
  • 30-06-2017

    Detil Perkiraan Pengeluaran/Biaya

    Biaya Implementasi Program
    Rp80.000.000
    Keterangan biaya

    Biaya Facebook Ads + PPN JLN (10%)

    Rp20.000.000
    Keterangan biaya

Name Donate Amount Date

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Kado Kursi Roda untuk Adik-Adik Hidrosefalus”

Your email address will not be published. Required fields are marked *